Home / Islamiah

Islamiah

Peran Al Azhar dalam Kemenangan Perang Melawan Israel pada 10 Ramadan 1393 H

Kemenangan Mesir melawan Israel di semenanjung Sinai pada 10 Ramadan 47 tahun lalu, tidak hanya ditopang kekuatan senjata saja. Perang yang bertepatan dengan 6 Oktober 1973 itu juga disokong oleh kekuatan iman, keyakinan akan kehadirat Allah Swt., dan mulianya tujuan Mesir dalam berperang. Dr. Usamah Al Azhari menegaskan bahwa selama …

Lanjut baca

Fikih Kehidupan: Berhenti di Bulan Ramadan

Ketika manusia sedang dalam perjalanan, dan merasa tersesat salah jalan, yang harus dia lakukan adalah berhenti terlebih dahulu untuk berfikir dan mengingat jalan yang seharusnya dia lewati, kemudian melanjutkan perjalanan. Bagi seorang muslim, waktu untuk berhenti itu adalah bulan Ramadan. Manusia juga memiliki dua unsur bangunan dalam dirinya agar bisa …

Lanjut baca

Fikih Kehidupan: Adakah Sebenarnya Penyakit yang Menular?

Mungkin, sebagian orang berfikir sederhana; “Penyakit, ya, bisa menular.” Asumsi itu seperti hal yang sangat wajar di tengah mereka, akan tetapi kewajaran itu ternyata tidak sampai pada titik absolut yang disepakati oleh semua kepala. Nyatanya, masih banyak yang memiliki keyakinan bahwa tidak ada yang namanya ‘penyakit menular’, dan semuanya dari …

Lanjut baca

Ramadan di Tengah Pandemi, Apa yang Sebenarnya Kita Rindukan?

Dua pekan terakhir, sering tersiar di media sosial doa-doa agar dipertemukan kembali dengan bulan suci Ramadan. Kekhawatiran akan pandemi Korona yang masih berlangsung adalah salah satu alasan di balik fenomena ini. Umat muslim mulai mempertanyakan bagaimana Ramadan akan berjalan? Akankah tetap memilliki euforia seperti sebelum-sebelumnya? Atau benar-benar hilang tidak berbekas. …

Lanjut baca

Fikih Kehidupan: Nilai Nyawa Seorang Muslim

Salah satu kitab yang berfokus membahas kode etik peperangan adalah ‘Al Ahkam As Sulthaniyyah wal Wilayat Ad Diniyyah’ karangan Imam Abul Hasan Al Mawardi (450 H). Seorang ulama tersohor dari kalangan Syafiiah, beliau sering menjadi rujukan ulama generasi berikutnya, seperti Ibnul Jauzi dalam ‘Zadul Masir’ dan Al Qurthubi dalam ‘Al …

Lanjut baca

Fikih Kehidupan: Kemanusiaan Mendahului Keagamaan

Sampai titik ini, saya masih meyakini bahwa belajar agama Islam harus melewati pintu ‘kemanusiaan’. saya bilang ‘pintu’, rtinya antara kemanusiaan dan agama harus menyatu, karena secara kemanusiaan, justru fitrah orang Arab jahiliah sebagai manusia itu masih suci. Misalnya, fitrah sebagai manusia yang setia, gagah berani, dan loyal, mereka memiliki sifat-sifat …

Lanjut baca

Rasulullah saw., Maha Gurunya Para Guru

Hari ini, kita masih dalam suasana perayaan maulid Nabi Muammad saw., sebuah perayaan yang menjadi salah satu hari besar Islam yang selalu meriah dirayakan di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Begitu juga hari ini, kita baru saja merayakan Hari Guru Nasional, yang jatuh setiap tanggal 25 November. Dibalik dua …

Lanjut baca

Fikih Kehidupan : Cinta Hidup Dan Cinta Dunia

Hidup adalah nikmat dari Allah Swt. yang tidak ada bandingannya. Bagaimana tidak? Tiga poros perintah agama semuanya bergantung kepada kehidupan: 1) Beribadah kepadaNya, 2) Membersihkan jiwa, dan 3) Merawat alam semesta. Tanpa kehidupan, manusia tidak akan bisa menjalankan ketiga perintah pokok itu, ketiganya adalah rambu-rambu yang Dia buat sesuai dengan …

Lanjut baca

Hubungan Antara Ilmu Usul Fikih dan Agama

Sebagai salah satu warisan khazanah Islam klasik, Usul Fikih merupakan ilmu yang sangat mulia yang memiliki peranan penting dalam memajukan peradaban umat. Perkembangan pemikiran Usul Fikih tidak hanya menambah kekayaan ilmu itu sendiri, tetapi juga membantu mewujudkan dan ikut serta dalam membuktikan bahwa Syariat Islam mempunyai nilai relevansi di setiap …

Lanjut baca

Kenangan Syekh Khatib Al Husaini dengan KH. Maimoen Zubair

Hubungan antara Syekh Khatib dengan Indonesia bermula dari kakek buyutnya yang bernama Syarif Umar Abu Surur. Di mana beliau melakukan perjalanan dari Hadramaut dalam rangka mengunjungi kerajaan Islam pertama di Jawa. Sambutan hangat diberikan sang raja kepadanya. Kemudian pergi ke Cirebon dan menikah di sana. Setelah itu melanjutkan kelananya ke …

Lanjut baca