Home / OPINI

OPINI

Merdeka dengan Membaca

Pada zaman Hindia Belanda, para pelajar di Algemene Middelbare School (AMS) yang setara dengan Sekolah Menengah Umum (SMU) sekarang diwajibkan untuk membaca. Siswa diminta melahap paling tidak 20 sampai 25 buku karya sastra selama tiga tahun masa studi mereka. Kegiatan membaca biasanya diikuti dengan menulis karangan setiap minggunya. Dapat dibayangkan …

Lanjut baca

Sampai kapan PPMI tak Belajar Menata Pembagian Beras?

Sejauh ini PPMI sudah membagikan musaadah dari Baba Ragab lebih dari 20 kali. Mulai dari beras, ayam potong, hingga hati domba. Hanya saja yang terakhir tadi mungkin baru dua kali. Jarang. Paling sering, ya, beras, lalu ayam. Yang bikin gemes, semakin ke sini pembagiannya jadi semrawut. Pertigaan jalan di kompleks …

Lanjut baca

Benarkah Nabi Muhammad Sesat?

“Setiap orang itu awalnya sesat, termasuk Nabi Muhammad. Makanya kalau ada yang maulidan, berarti itu memperingati kesesatan Nabi Muhammad”. Demikian kurang lebih maksud pernyataan yang diungkapkan oleh Ustaz Evie Effendie dalam ceramahnya yang viral itu. Ustaz yang pernah mengaku tidak lulus pesantren dan pernah dipenjara lantas kemudian hijrah tersebut berdalil …

Lanjut baca

Memetik Hikmah dari Kesalahan Ust. Hanan Attaki

Dakwah adalah ajakan, bukan tuntutan. Maka sudah seharusnya ia disampaikan dengan bahasa yang santun, persuasif, tidak terkesan menggurui apalagi memaksa. Dakwah memliki aturannya tersendiri. Seorang yang menyampaikannya tidak bisa sebebas komika, sekocak pelawak, sekeras pendemo atau bahkan se-alay artis Tiktok. Kalaupun seorang pendakwah hendak melucu, maka melucunya itu hanya dijadikan …

Lanjut baca

Pengadaan TPQ di Masisir Patut Diapresiasi

Menurut UU Sisdiknas bab 1 pasal 1 butir 14, pendidikan anak usia dini atau PAUD berfungsi untuk “Membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.” Dari situ, PAUD bisa dikatakan sebagai jembatan agar anak tidak kagok saat memasuki sekolah dasar. Taman Pendidikan …

Lanjut baca

Salat Subuh dan Kelayakan Presiden PPMI

Sepekan ini Masisir sedang disibukkan dengan hajat besar tahunan, yaitu pemilihan capres dan cawapres PPMI. Tidak semua Masisir, sih. Mungkin hanya setengah dari seluruh populasi mahasiswa.  Kata Panitia Pemilu Raya (PPR), besok Kamis (28/06) adalah hari pencoblosan dan besok banget (red-frasa anak muda masa kini) adalah hari terakhir kampanye kedua …

Lanjut baca

Apofatik: Kebisuan yang Berbicara

/1/ Muhammad Al-Fayyadl menyebut bahwa ada dua jalur untuk “membicarakan” Tuhan. Pertama, melalui jalur dirkursus, artinya menggunakan pendekatan naratif yang diskursif untuk menguraikan, mendedahkan, membantah, dan mendekati Tuhan dengan bahasa. Jalur ini yang selama ini mungkin dilakukan oleh para cendikiawan, baik itu muslim maupun non-muslim. Kedua, melalui jalur non-diskursus, atau …

Lanjut baca

Perihal Simbol dan Metafora dan Persinggungan Keduanya

Yang menarik dari dari ketidak-tertarikan kita pada bahasa Indonesia kita adalah kesalahpahaman yang disengaja. Kita sering mendengar orang mengatakan apa yang sebenarnya A yang bukan B sebagai B yang lain dari A. Salah satunya perkara ini: Apakah simbol sama dengan metafora? Apakah simbol harus menjalani maknanya yang paling asali sebelum …

Lanjut baca

Simposium dan Ide-Ide yang Kurang Cemerlang

Seperti sedang menonton film Batman vs Superman; Dawn of Justice bagi para penggemar DC Comics, sebagian Masisir berekspektasi banyak hal besar terjadi di agenda-agenda Simposium Internasional lebih dari sekedar trailer-trailernya. Serta seberapa berpengaruh antara ekspektasi dengan kepedulian diri Masisir mungkin bisa jadi tidak relevan. Artinya mau sesuai dengan ekspektasi mereka …

Lanjut baca

Perbedaan dalam Beragama: Sebuah Cara Memaknai dan Menyikapi

Perbedaan adalah sebuah keniscayaan. Seringkali sebuah perbedaan menimbulkan percekcokan, permusuhan, bahkan pertumpahan darah. Padahal Allah Swt. telah memperingatkan manusia agar menjadikan sebuah perbedaan sebagai media tukar-menukar pengetahuan, kebudayaan, dan informasi. Allah pun sudah memberikan barometer utama untuk menentukan mana yang terbaik dalam sebuah perbedaan, yaitu taqwa dalam hati. Dalam kitab-Nya …

Lanjut baca