Home / FATWA PUASA / Haruskah Wanita Hamil dan Menyusui Berpuasa Ramadan?
Freepik Premium Ramadan

Haruskah Wanita Hamil dan Menyusui Berpuasa Ramadan?

Jika perempuan itu bisa berpuasa dengan keadaan hamil tanpa membahayakan janinnya, maka dia wajib berpuasa. Namun, jika dia khawatir akan membahayakan dirinya atau janinnya karena berpuasa, maka boleh baginya untuk tak berpuasa, kemudian mengganti puasa yang telah ia lewati.

والدليل  إِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ وَضَعَ عَنِ الْمُسَافِرِ الصَّوْمَ وَشَطْرَ الصَّلَاةِ، وَعَنِ الْحَمْلِ وَالْمُرْضِعِ الصَّوْمَ. رواه أحمد وأصحاب السنن عن أنس بن مالك.

Artinya: “Sesungguhnya Allah azza wa jalla mengangkat dari musafir (keringanan) kewajiban puasa dan setengah salat (jamak qashar), dan dari ibu hamil dan menyusui kewajiban puasa” (HR. Ahmad)

Kewajiban ibu hamil dan menyusui bila meninggalkan puasa Ramadan:

1. Jika ia tidak puasa karena takut terjadi apa-apa pada dirinya, maka hanya wajib mengqada puasa saja.
2. Jika ia tidak puasa karena takut terjadi apa-apa pada bayinya, maka wajib mengqada dan fidyah.
3. Jika ia tidak puasa karena takut terjadi apa-apa pada dirinya dan bayinya, maka wajib mengqada puasa.

Sumber : Darul Ifta Mesir
Mufti : Syekh Ali Jum’ah
Nomor : 4308
Terbitan : 21 April 2004

Lihat Juga

Apa Hukum Puasa Tasu’a dan Asyura?

Hukum berpuasa pada tanggal 9 dan 10 bulan Muhram adalah sunnah mustahabbah. Sesuai dengan riwayat  …